Deklarasikan FJPI, Jurnalis Perempuan Sulut Merapatkan Barisan

YPEKA NEWS/ Manado – Workshop Khusus Wartawan Perempuan bertajuk ‘ Peliputan Konflik, Bencana Alam, Anak dan Perempuan Korban Pemerkosaan ‘ yang di gelar oleh Dewan Pers di Hotel Quality Manado, Selasa (24/09/2013) mendorong sejumlah wartawan perempuan yang hadir berinisiatif membentuk sebuah forum yang akan menaungi para jurnalis perempuan di Sulawesi Utara.Jelang workshop berakhir, sejumlah wartawan perempuan sepakat menunjuk Jeane Rondonuwu, Pemred Sulutdaily.com untuk mengkoordinir persiapan pembentukan Forum Jurnalis Perempuan  (FJP) Sulawesi Utara.

 Semangat untuk mendirikan sebuah forum dibuktikan dengan suasana room 55 lantai 4 DIVA Karaoke di Jl Sam Ratulangi Manado Jumat (27/09/2013. Dalam pertemuan perdana itu, para wartawati yang hadir berhasil menetapkan sebuah wadah dengan nama Forum Jurnalis Perempuan Indonesia Sulawesi Utara (FJPI Sulut) dan sepakat secara aklamasi memilih Jeane Rondonuwu (Pemred Sulutdaily.com) sebagai Ketua, Sekretaris Hilda Margaretha (Harian Komentar) dan Bendahara Amanda Komaling (Metro TV).

Sepakat untuk membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kompetensi Jurnalis Perempuan yang mengedepannkan profesionalitas, sejumlah wartawati berbagai media baik Cetak dan Elektronik (TV,Radio, Media Online) mendeklarasikan sebuah organisasi profesi dengan nama Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJI) Sulut di Hotel Aston Manado, Kamis (10/10/2013) kemudian dilanjutkan dengan aksi damai di Bundaran Zero Point sambil membagikan bunga dan pesan Stop Kekerasan Terhadap Pers dan Stop Human Traffiking. 

Aksi dalam di Zero Poit, para jurnalis perempuan ini  relah merogoh saku masing masing untuk mensukseskan acara Deklarasi FJPI Sulut tersebut.  Deklarasi FJPI Sulut, terbilang sederhana namun hikmat dan membanggakan setiap pengurus dan anggota yang bernaung didalamnya.

Ketua FJPI Sulut Jeane Rondonuwu mengatakan bahwa FJPI Sulut adalah wadah organisasi profesi yang akan memupuk kesadaran jurnalis perempuan untuk berperan serta dalam membangun bangsa, membangun daerah Sulawesi Utara melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme sebagai jurnalis. Termasuk mengawal setiap perjuangan terkait masalah perempuan dan anak.   FJPI juga akan memperjuangkan kesejahteraan jurnalis perempuan, termasuk akan memberikan bantuan perlindungan hukum kepada jurnalis perempuan dalam melaksanakan profesinya.’’ kata Rondonuwu dan diiayaka, Sekretaris Hilda Margaretha, Bendahara Amanda Komaling.

Ketua Komunitas Pers Liputan Pemprov Sulut (KPLPS) Ronald Rompas mengajak seluruh personil FJPI Sulut untuk dapat bekerjasama dengan sejumlah organisasi pers lainnya dalam membangun kualitas insan pers di Bumi Nyiur Melambai. “Saya bangga, di tengah kesibukan para jurnalis perempuan bisa eksis di organisasi dunia jurnalistik. Mari kita bekerja sama untuk saling  mendukung  diantara sesama organisasi pers untuk memajukan SDM kita juga mengedepankan pemberitaan yang beretika untuk pembangunan daerah ini,” ajak Pemimpin Redaksi www.swaramanado.com itu.

 Hari ini, esok dan selanjutnya, FJPI Sulut akan merenda karya dan pengabdian untuk kesejahteraan rakyat Sulawesi Utara dengan mengedepankan nilai-nilai demokrasi yang berkeadilan gender danmenolak setiap upaya penindasan dan pemiskinan rakyat .’Kami menulis, bukan hanya bicara’. (Jero)

Share This Post